by

Pemuda di Bungo Minum Racun Gramaxon di Atas Bukit Sambil Video Call

Bungo, Stigma – Pemuda bernama Zulman Bin Alm Amris (21) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara meminum racun rumput jenis Gramaxon di atas Bukit Panjang Kampung, Padang Lalang, Dusun Rantau Keloyang, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Jambi, Sabtu (24/10/2020).

Ironisnya, Zulman bunuh diri dengan meminum racun Gramaxo sambil video call (VC) dengan kerabatnya yang menyaksikan secara live keadaan mulut korban yang sudah berbusa berwarna hijau.

Kasat Reskrim Polres Bungo, AKP. Riedho Syawaludin Taufan, membenarkan adanya seorang laki laki bernama Zulman (21), karyawan LPG diduga melakukan bunuh diri dengan cara meminum racun rumput jenis Gramaxon

“Benar, Korban meninggal dunia setelah dirawat di Puskesmas Rantau Keloyang lalu di Rujukan ke RSUD H. Hanafie Muara Bungo yang di kibatkan karena korban meminum racun rumput (Gramaxon), untuk motif korban bunuh diri ini masih dalam penyelidikan,” ujar Kasat Reskrim.

Riedho memaparkan, kejadian pada hari Jum’at (23/10/2020) sekira pukul 06.30 WIB. Korban sempat menghubungi saudara Abdul Aziz (Saksi) dengan cara video call (VC) dan saksi melihat langsung korban sudah meminum racun Gramaxon dengan keadaan mulut mengeluarkan busa berwarna hijau.

Saksi pada saat itu berada di Muara Bungo kerja di Bengkel, lalu saksi menelpon adik kandungnya yang berada di rumah saat itu. “Setelah mendapat informasi tersebut, mereka bersama- sama mendatangi TKP yang berada di atas Bukit Panjang Dusun Rantau Keloyang, Kecamatan Pelepat, dan melihat korban dalam keadaan tidak sadar (pingsan) dengan mulut berbusa. Pihak keluarga langsung membawa korban ke Puskesmas Rantau Keloyang,”ungkap Riedho.

Dikatakan Riedho, setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Rantau Keloyang korban dirujuk ke Rumah Sakit RSUD. H. Hanafi sekira pukul 19.00 WIB.

“Namun nyawa korban tidak tertolong lagi dan meninggal dunia. Dan korban sudah dibawa keluarganya ke rumah duka untuk disemayamkan di tempat pemakaman umum Dusun Rantau Keloyang,” cetusnya*(Barax)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed